Citilink Beri Diskon Tiket Pesawat hingga 21 Persen untuk Mudik Lebaran 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya

Jumat, 27 Februari 2026 | 16:34:05 WIB
Citilink Beri Diskon Tiket Pesawat hingga 21 Persen untuk Mudik Lebaran 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya

JAKARTA - Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, kebijakan stimulus pemerintah terhadap harga tiket pesawat mulai direspons maskapai dengan berbagai penyesuaian tarif. 

Salah satunya dilakukan PT Citilink Indonesia yang menawarkan potongan harga lebih besar dari arahan awal pemerintah. Jika pemerintah mendorong penurunan sekitar 18%, Citilink justru memberikan diskon hingga 21% untuk sejumlah rute penerbangan domestik.

PT Citilink Indonesia memberikan diskon hingga 21% untuk penerbangan Angkutan Lebaran 2026, lebih besar dari arahan pemerintah sebesar 18%. Diskon tersebut berasal dari kombinasi insentif PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) hingga 100%, serta penyesuaian passenger service charge (PSC) dan fuel surcharge.

Citilink melalui unggahan Instagram @citilink, menyampaikan tiket diskon dapat dibeli sampai dengan 29 Maret 2026, dengan periode terbang 14—29 Maret 2026.

“Tiket Lebaran makin hemat hingga 21%,” tulisnya.

Dalam unggahan tersebut, tercantum tiket pesawat dari Jakarta (CGK)—Yogyakarta (YIA) dibanderol seharga Rp790.216 per orang, dari harga sebelum diskon Rp985.097.

Begitu pula dengan tiket dari Banjarmasin ke Surabaya yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp1,19 juta dengan adanya diskon menjadi Rp959.510 per penumpang.

Diskon Lebih Besar dari Arahan Pemerintah

Program diskon ini menjadi bagian dari implementasi stimulus pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga tiket selama musim mudik. Sebelumnya, pemerintah mengarahkan adanya penurunan tarif sekitar 18% melalui skema insentif dan penyesuaian komponen biaya penerbangan.

Direktur Utama Citilink Indonesia Darsito Hendroseputro menyampaikan, pihaknya akan menjalankan program pemerintah, bahkan dengan penurunan hingga 21%.

Sebagai contoh, harga tiket pesawat rute Jakarta—Medan yang rata-rata tarifnya senilai Rp1,9 juta, dengan adanya stimulus tersebut harga tiket akan turun menjadi Rp1,6 juta.

“Sesuai dengan arahan dari pemerintah bahwa stimulus untuk Lebaran berlaku mulai tanggal 14 sampai tanggal 29 Maret. Penurunan harga sekitar 18% sampai 21%,” ujarnya.

Kebijakan ini memperlihatkan bahwa maskapai berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus tetap mengikuti koridor kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah untuk periode Lebaran.

Periode Pembelian dan Tambahan Penerbangan

Tiket dengan diskon hingga 21% tersebut dapat dibeli sampai dengan 29 Maret 2026, dengan periode penerbangan mulai 14 Maret hingga 29 Maret 2026. Rentang waktu ini bertepatan dengan masa puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.

Untuk mendukung kelancaran operasional, Citilink mengandalkan 41 pesawat yang saat ini dioperasikan. Armada tersebut diharapkan mampu memberikan konektivitas bagi masyarakat Indonesia yang akan mudik ke kampung halaman.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, Darsito menyampaikan bahwa Citilink telah mengajukan extra flight atau penerbangan tambahan sebanyak 20 penerbangan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Penambahan frekuensi penerbangan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengelola peningkatan permintaan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketepatan waktu.

Rincian Harga Tiket Setelah Diskon 21 Persen

Berikut daftar harga tiket Citilink setelah diskon 21%:

Surabaya—Bali Rp618.086
Pekanbaru—Batam Rp634.106
Tanjung Pandan—Jakarta (CGK) Rp735.020
Jakarta (CGK) —Semarang Rp745.132
Lombok—Surabaya Rp776.156
Jakarta (CGK) —Palembang Rp786.748
Jakarta (CGK) —Yogyakarta (YIA) Rp790.216
Solo—Jakarta (CGK) Rp840.452
Palembang—Batam Rp869.213
Pangkalpinang—Jakarta (CGK) Rp897.261
Balikpapan—Makassar Rp937.142
Tarakan—Balikpapan Rp941.478
Banjarmasin—Surabaya Rp959.510

Penyesuaian harga ini menunjukkan variasi tarif antar rute yang disesuaikan dengan jarak dan struktur biaya masing-masing penerbangan. Diskon yang diberikan tidak hanya berlaku pada rute populer seperti Jakarta—Yogyakarta, tetapi juga mencakup rute antardaerah lainnya.

Dukungan terhadap Mobilitas Mudik Nasional

Dengan kombinasi PPN DTP hingga 100%, penyesuaian PSC dan fuel surcharge, serta tambahan penerbangan, Citilink menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Program ini sekaligus menjadi respons terhadap tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat yang ingin pulang kampung.

Keberadaan 41 pesawat yang dioperasikan serta pengajuan 20 extra flight diharapkan mampu mengakomodasi lonjakan penumpang tanpa mengurangi kualitas layanan. Di sisi lain, penurunan tarif hingga 21% memberikan alternatif perjalanan udara yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Melalui kebijakan diskon yang lebih besar dari arahan awal pemerintah, Citilink berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan komersial dan dukungan terhadap kebijakan nasional. Periode 14—29 Maret 2026 pun diproyeksikan menjadi fase penting bagi maskapai dalam mengelola arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Terkini